Blog

  • Menkeu Purbaya: Laju Ekonomi Nasional Sudah Lepas dari Jebakan 5 Persen

    Menkeu Purbaya: Laju Ekonomi Nasional Sudah Lepas dari Jebakan 5 Persen

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa laju perekonomian nasional telah meninggalkan pola stagnasi di kisaran lima persen. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Selasa, 8 September 2026, di tengah perhatian pelaku usaha di berbagai daerah, termasuk pusat bisnis di Surabaya dan Jawa Timur yang menanti sinyal pemulihan yang lebih kuat.

    Menurut Menkeu, intervensi kebijakan fiskal dan moneter yang dijalankan pemerintah mulai memberi efek nyata. Meski belum bergerak secepat yang diinginkan, arah pertumbuhan dinilai sudah lebih sehat dibanding periode sebelumnya yang kerap terpaku di angka 5 persen.

    Data kuartalan tunjukkan tren di atas lima persen

    Purbaya memaparkan rangkaian capaian resmi. Pada kuartal IV tahun 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,39 persen. Angka itu naik menjadi 5,61 persen di kuartal I 2026, sebelum sedikit melambat ke 5,29 persen pada kuartal II 2026 akibat gejolak ketidakpastian global.

    Penurunan di triwulan kedua tidak dibaca sebagai kemunduran struktural. Ia menilai momentum masih dapat dikembalikan sepanjang mesin sektor swasta dan belanja pemerintah tetap dijaga secara konsisten hingga akhir tahun.

    Target mendekati 6 persen di akhir 2026

    Menkeu menegaskan keyakinannya bahwa ekonomi siap bergerak ke arah 6 persen. Ia memperkirakan pertumbuhan pada triwulan keempat 2026 berpeluang mendekati level tersebut, asalkan kondisi eksternal tidak memburuk tajam dan koordinasi kebijakan dalam negeri tetap solid.

    “Jadi walaupun ekonomi Indonesia sekarang belum lari kencang-kencang amat. Tapi sudah saya pastikan, sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5 persen,” ujar Purbaya. Ia menambahkan, jika pola ini dipertahankan, angka 6 persen bukanlah target yang terlalu jauh.

    Mesin swasta mulai bergerak lebih cepat

    Faktor penentu yang disorot Menkeu adalah geliat aktivitas sektor swasta. Ia mengaku sudah melihat sinyal bahwa dunia usaha bergerak lebih cepat dibanding sebelumnya, didukung optimalisasi belanja pemerintah yang dilakukan secara berkala.

    Kombinasi itu dinilai krusial agar pertumbuhan tidak hanya bergantung pada stimulus jangka pendek. Bagi kawasan industri dan perdagangan di Jawa Timur, termasuk Surabaya sebagai hub logistik dan jasa, penguatan sektor swasta nasional biasanya berimbas pada arus investasi, penyerapan tenaga kerja, dan perputaran perdagangan antarwilayah—meski dampak rinci di tingkat kota tetap bergantung data regional resmi.

    Kendala masih ada, prospek dinilai makin riil

    Purbaya tidak menutup mata bahwa sejumlah kendala masih menahan laju optimal. Namun ia menilai prospek penguatan semakin nyata seiring membaiknya koordinasi kebijakan dan respons dunia usaha.

    • Pertumbuhan Q4/2025: 5,39 persen
    • Pertumbuhan Q1/2026: 5,61 persen
    • Pertumbuhan Q2/2026: 5,29 persen
    • Proyeksi Menkeu: Q4/2026 berpeluang mendekati 6 persen

    Dengan peta tersebut, pemerintah menekankan pentingnya menjaga momentum hingga penghujung tahun. Stabilitas kebijakan, kelancaran belanja negara, dan ruang gerak swasta menjadi tiga pilar yang terus dipantau.

    Bagi pembaca di Surabaya dan sekitarnya, sinyal keluarnya ekonomi dari jebakan 5 persen menjadi penanda awal yang perlu dicermati bersama data regional berikutnya. Yang pasti, Menkeu sudah menempatkan posisi resmi: stagnasi lima persen ditinggalkan, dan arah 6 persen mulai dibuka.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: pertumbuhan ekonomi, Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu, ekonomi nasional, kuartal 2026, sektor swasta, Jawa Timur, Surabaya

  • 30 Kursi S2 Maritim di Inggris Dibuka untuk Profesional Indonesia

    30 Kursi S2 Maritim di Inggris Dibuka untuk Profesional Indonesia

    Kesempatan meraih beasiswa maritim Inggris kembali terbuka bagi warga negara Indonesia. Melalui skema Chevening-Babcock Scholarship, kandidat dapat menempuh pendidikan magister (S2) secara penuh di Inggris Raya dengan fokus pengembangan sektor kelautan dan industri maritim. Bagi pembaca di Surabaya dan Jawa Timur yang dekat dengan aktivitas pelabuhan serta industri perkapalan, program ini relevan untuk penguatan kapasitas profesional.

    Program tersebut merupakan bagian dari UK-Indonesia Maritime Partnership Programme (MPP). Kerja sama bilateral ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pertahanan maritim, perikanan, pengembangan industri, serta peningkatan keahlian tenaga ahli. Dengan demikian, penerima beasiswa diharapkan membawa pulang pengetahuan yang dapat diterapkan di ekosistem maritim nasional.

    Fokus studi dan bidang yang ditawarkan

    Calon penerima dapat memilih sejumlah program studi yang terkait langsung dengan kebutuhan industri modern. Pilihan mencakup Shipbuilding and Design, Naval Architecture, AI and Automation, Advanced Manufacturing, System Integration, Environmental Sustainability, Fisheries Management, Supply Chain Management, serta Project Management dengan orientasi maritim.

    Rentang bidang itu memberi ruang bagi lulusan teknik, manajemen, perikanan, hingga praktisi yang ingin memperdalam teknologi dan tata kelola rantai pasok laut. Perspektif global yang diperoleh di Inggris diharapkan melengkapi pengalaman kerja yang sudah dimiliki di dalam negeri, termasuk di kawasan industri dan pelabuhan besar seperti Tanjung Perak di Surabaya.

    Kuota, sasaran penerima, dan pernyataan koordinator

    Dalam tiga tahun ke depan disediakan 30 beasiswa penuh untuk warga negara Indonesia, dengan alokasi 10 penerima setiap tahunnya. Sasaran utamanya adalah profesional muda, akademisi, dan calon pemimpin di sektor maritim yang siap mengembangkan kapabilitas diri sekaligus berkontribusi setelah kembali ke tanah air.

    Chevening Scholarship and Alumni Coordinator, Vonny Lisayani, menegaskan bahwa program ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu. Menurut penjelasannya pada Selasa, 8 September 2026, skema tersebut juga mendorong lahirnya talenta muda yang diharapkan mampu mendorong inovasi serta perkembangan ekosistem maritim yang berkelanjutan di Indonesia.

    Syarat utama yang harus dipenuhi

    Selain memilih program studi yang sesuai, pelamar wajib memenuhi persyaratan inti. Mereka harus berstatus WNI, memiliki ijazah sarjana (S1), dan mengumpulkan pengalaman kerja minimal 2.800 jam setelah lulus S1. Pengalaman itu dapat berasal dari pekerjaan penuh waktu maupun paruh waktu, kegiatan sukarela, serta magang berbayar atau tidak berbayar.

    • Warga negara Indonesia dengan ijazah S1
    • Pengalaman kerja minimal 2.800 jam pasca-kelulusan S1
    • Minat dan latar belakang yang relevan dengan sektor maritim
    • Kesiapan menempuh studi magister di Inggris sesuai ketentuan program

    Ketentuan jam kerja yang fleksibel membuka peluang bagi praktisi di pelabuhan, galangan, logistik laut, lembaga riset, maupun organisasi yang bergerak di perikanan dan keberlanjutan lingkungan laut.

    Cakupan pembiayaan dan jaringan alumni

    Sebagai beasiswa penuh, Chevening-Babcock Scholarship menanggung biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat pulang-pergi Indonesia–Inggris, biaya visa pelajar, serta tunjangan kedatangan dan kepulangan sesuai aturan program. Dukungan finansial tersebut dirancang agar penerima dapat fokus pada studi dan pengembangan jejaring profesional.

    Penerima juga bergabung dalam komunitas alumni Chevening global. Jaringan ini mempertemukan profesional dan pemimpin dari berbagai negara serta sektor, sehingga memudahkan pertukaran gagasan, kolaborasi riset, dan peluang karier lintas batas setelah studi selesai.

    Bagi talenta Surabaya dan Jawa Timur yang berkiprah di bidang pelabuhan, perkapalan, perikanan, atau rantai pasok maritim, informasi resmi dan jadwal pendaftaran perlu dipantau sejak dini. Persiapan dokumen akademik, rekam jejak kerja, serta rencana kontribusi pasca-studi menjadi kunci agar peluang beasiswa penuh ini dapat dimanfaatkan secara optimal bagi pengembangan diri dan penguatan industri maritim nasional.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: beasiswa Chevening, studi maritim, kuliah di Inggris, beasiswa S2, kerja sama UK Indonesia, pelabuhan Surabaya, industri maritim, pendidikan tinggi

  • Analis: Hasil Pemilu Israel Bisa Ubah Ruang Gerak Trump di Washington

    Analis: Hasil Pemilu Israel Bisa Ubah Ruang Gerak Trump di Washington

    Dinamika pemilu Israel Trump kembali menjadi sorotan regional setelah analis politik Timur Tengah menilai hasil pemilihan Knesset pada 27 Oktober mendatang tidak hanya menentukan peta kekuatan dalam negeri Israel, tetapi juga dapat memengaruhi ruang gerak Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Bagi pembaca di Surabaya dan Jawa Timur yang mengikuti berita internasional, isu ini relevan karena menyentuh stabilitas Timur Tengah, harga energi global, serta arah diplomasi dua sekutu lama.

    Amr Hasyim Rabi’, Wakil Direktur Pusat Studi Strategis dan Politik Al-Ahram, menekankan bahwa sejumlah persoalan yang kerap dibingkai sebagai urusan domestik Israel justru terikat erat dengan faktor eksternal. Dampak serangan 7 Oktober 2023, konflik di Gaza, keamanan perbatasan Lebanon, hingga ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran disebut sebagai variabel yang berpotensi mengarahkan preferensi pemilih.

    Isu dalam negeri yang tak lepas dari perang

    Menurut analisis tersebut, pembengkakan belanja pertahanan dan migrasi tenaga profesional tampak seperti tantangan ekonomi internal. Begitu pula polemik wajib militer bagi kelompok Haredi yang kerap memanas di ruang publik Israel. Namun Amr menilai seluruh persoalan itu tetap bersinggungan dengan kebijakan luar negeri dan kondisi perang yang belum usai.

    Ia menggambarkan Israel sebagai negara yang relatif muda dan beroperasi dalam sistem ekonomi perang yang berlangsung secara permanen. Kondisi ini membuat setiap siklus pemilu sulit dipisahkan dari kalkulasi keamanan dan dukungan mitra strategis di luar negeri, termasuk Washington.

    Jadwal berdekatan dengan pemilu paruh waktu AS

    Pemilu Israel dijadwalkan hanya beberapa hari sebelum pemilu paruh waktu Kongres Amerika Serikat pada 3 November. Kedekatan waktu ini, kata Amr, menempatkan Trump pada posisi yang memiliki kepentingan besar terhadap kedua kontestasi sekaligus. Perkiraannya, Partai Republik menghadapi risiko kehilangan banyak kursi, sementara Partai Demokrat berpeluang mencatat kemenangan berarti.

    Jika skenario itu terwujud, ruang manuver pemerintahan Trump dalam dua tahun berikutnya dinilai semakin sempit. Analis tersebut menyebut potensi kondisi mirip pemerintahan lame duck, istilah yang biasa dipakai untuk menggambarkan pejabat eksekutif yang menghadapi keterbatasan politik menjelang akhir atau di tengah tekanan legislatif yang kuat.

    Pertarungan kepentingan Netanyahu dan mitra di AS

    Arena pemilu Knesset digambarkan bukan sekadar kompetisi partai lokal. Di dalamnya bertemu kepentingan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, perhitungan politik Trump, serta berbagai kekuatan di dalam spektrum Israel sendiri. Hasil akhir diperkirakan akan memengaruhi cara kedua negara mengelola aliansi, bantuan, dan koordinasi keamanan di kawasan.

    Bagi publik Indonesia, termasuk di kawasan metropolitan Surabaya, perkembangan ini layak dipantau karena setiap eskalasi di Timur Tengah sering berimbas pada sentimen pasar, biaya logistik, dan isu kemanusiaan yang menjadi perhatian luas. Meski portal daerah tidak berada di pusat konflik, pemahaman konteks membantu pembaca menempatkan berita global dalam kerangka yang lebih jernih.

    Apa yang perlu dicermati hingga akhir Oktober

    Sejumlah titik pantau yang muncul dari analisis Amr meliputi komposisi baru Knesset, arah koalisi pemerintahan Israel, serta respons awal Washington terhadap peta kekuatan tersebut. Di sisi Amerika Serikat, hasil pemilu paruh waktu akan menentukan seberapa leluasa eksekutif mendorong kebijakan luar negeri tanpa hambatan legislatif yang berat.

    • Tanggal pemilu Israel: 27 Oktober
    • Pemilu paruh waktu Kongres AS: 3 November
    • Faktor kunci: Gaza, Lebanon, Iran, belanja pertahanan, dan isu Haredi

    Secara keseluruhan, penilaian analis Al-Ahram menempatkan pemilu Israel sebagai episentrum yang menyambungkan politik domestik Tel Aviv dengan kalkulasi kekuasaan di Washington. Hubungan AS–Israel tidak dibahas sebagai ikatan yang otomatis stabil, melainkan sebagai relasi yang bisa bergeser mengikuti hasil kotak suara dan tekanan institusional di kedua negara. Perkembangan resmi hingga hari H tetap menjadi rujukan utama sebelum kesimpulan politik ditarik lebih jauh.

    Sumber: Republika.

    Tag: pemilu Israel, Donald Trump, Netanyahu, hubungan AS Israel, Knesset, Timur Tengah, politik internasional

  • Desakan di Depan MK: Hukuman Diringankan, Keadilan Andrie Yunus Dipertanyakan

    Desakan di Depan MK: Hukuman Diringankan, Keadilan Andrie Yunus Dipertanyakan

    Tuntutan keadilan Andrie Yunus kembali mengemuka di ruang publik setelah sejumlah aktivis menggelar aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (7/9/2026). Mereka merespons putusan banding atas empat anggota TNI yang terlibat serangan terhadap aktivis tersebut, yang dinilai merugikan korban. Bagi pembaca di Surabaya dan Jawa Timur, perkara ini menjadi pengingat pentingnya penegakan hukum yang setara tanpa memandang status pelaku.

    Aksi damai itu menampilkan poster dan seruan agar proses hukum tidak berhenti pada angka hukuman semata. Fokus mereka tertuju pada dampak yang diderita Andrie Yunus, yang mengalami cacat permanen pada mata akibat penyiraman air keras. Para peserta aksi menekankan bahwa keadilan substantif harus berpihak pada pemulihan korban, bukan hanya pada prosedur formal di pengadilan militer.

    Latar putusan banding yang memicu reaksi

    Putusan banding menjadi titik balik yang memicu kehadiran aktivis di kawasan MK. Empat anggota TNI sebelumnya dinyatakan terlibat dalam serangan terhadap Andrie Yunus. Pada tingkat banding, hukuman mereka dikurangi, dan dua di antara terdakwa batal dipecat dari dinas militer. Perubahan itulah yang dinilai mencederai rasa keadilan publik.

    Dalam pandangan peserta aksi, keputusan tersebut memperlihatkan kesenjangan antara penderitaan korban dan konsekuensi yang diterima pelaku. Cacat permanen pada mata bukan cedera ringan; dampaknya menyentuh kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan martabat korban. Karena itu, mereka menuntut agar lembaga terkait meninjau ulang arah penegakan hukum agar tidak terkesan longgar terhadap anggota aktif TNI.

    Mengapa lokasi aksi dipilih di depan MK

    Pemilihan lokasi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi bersifat simbolik. Meskipun perkara berawal dari ranah peradilan militer, aktivis ingin menyampaikan pesan konstitusional: setiap warga negara berhak atas perlindungan hukum yang sama. Kehadiran di kawasan MK menegaskan bahwa isu ini tidak hanya soal vonis individual, melainkan soal prinsip keadilan yang dijamin konstitusi.

    Aksi berlangsung tertib dengan membawa poster berisi pesan dukungan bagi korban. Tidak ada klaim tambahan di luar fakta putusan banding dan kondisi Andrie Yunus. Yang disorot adalah perlunya transparansi dan akuntabilitas ketika pelaku berasal dari institusi bersenjata, agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terjaga.

    Dampak bagi korban dan pesan untuk publik Jatim

    Andrie Yunus mengalami kerusakan mata permanen akibat serangan air keras. Kondisi itu menjadi argumen utama aktivis bahwa hukuman yang diringankan tidak sebanding dengan penderitaan jangka panjang korban. Mereka menilai pembatalan pemecatan dua terdakwa dari dinas militer memperburuk persepsi ketidakadilan.

    Untuk masyarakat Surabaya dan Jawa Timur, kasus ini relevan sebagai pelajaran kewargaan. Isu kekerasan terhadap aktivis dan penanganan hukum terhadap anggota TNI sering menjadi barometer kepastian hukum nasional. Diskusi di tingkat lokal, forum kampus, maupun komunitas hak asasi dapat memperkuat pengawasan sipil tanpa harus mengada-ada fakta di luar yang sudah terungkap.

    • Empat anggota TNI terkait serangan terhadap Andrie Yunus
    • Hukuman dikurangi pada tingkat banding
    • Dua terdakwa batal dipecat dari dinas militer
    • Korban mengalami cacat permanen pada mata

    Desakan agar penegakan hukum lebih berpihak pada korban

    Melalui aksi di Jakarta tersebut, aktivis meminta agar negara hadir secara nyata bagi korban. Mereka menekankan bahwa pemulihan medis, dukungan hukum, dan kepastian sanksi proporsional merupakan bagian tak terpisahkan dari keadilan. Putusan yang meringankan tanpa penjelasan publik yang memadai dikhawatirkan menimbulkan preseden buruk.

    Penegakan disiplin internal TNI juga disorot sebagai bagian dari reformasi kelembagaan. Ketika dua terdakwa tetap berdinas, muncul pertanyaan soal standar etik dan profesionalisme. Publik, termasuk di Jawa Timur, berhak menuntut agar institusi militer menunjukkan komitmen terhadap akuntabilitas tanpa kompromi terhadap kekerasan sipil.

    Sebagai penutup, aksi Senin (7/9/2026) di depan MK menjadi sinyal bahwa masyarakat sipil tidak tinggal diam ketika putusan hukum dinilai timpang. Keadilan bagi Andrie Yunus masih menjadi agenda yang terus disuarakan. Pemberitaan ini diharapkan mendorong pembaca Surabaya untuk mengikuti perkembangan perkara secara kritis, tetap berpijak pada fakta, dan mendukung proses hukum yang berorientasi pada korban.

    Sumber: Okezone.

    Tag: Andrie Yunus, aksi aktivis MK, putusan banding TNI, penyiraman air keras, keadilan korban, peradilan militer, Hak asasi, Jakarta

  • Tur Fan Meeting Kim Ji Won 2026 Dimulai dari Seoul, Indonesia Belum Tercantum

    Tur Fan Meeting Kim Ji Won 2026 Dimulai dari Seoul, Indonesia Belum Tercantum

    Penggemar drama Korea di Surabaya dan kota lain di Jawa Timur kembali mendapat kabar penting soal idolanya. Aktris Kim Ji Won resmi mengumumkan rangkaian fan meeting Asia 2026 bertajuk WONEDERLAND, sebuah tur yang dinantikan setelah popularitasnya meroket lewat Queen of Tears.

    Pengumuman tersebut dirilis pada Senin, 7 September 2026. Meski antusiasme tinggi di Indonesia, daftar kota yang dipublikasikan hingga saat ini belum memuat Jakarta maupun destinasi lain di dalam negeri.

    Jadwal pembuka di Seoul dan rute Asia

    Menurut informasi yang beredar, Kim Ji Won akan membuka tur WONEDERLAND di Seoul pada 24 dan 25 Oktober 2026. Dua hari tersebut menjadi titik awal sebelum ia melanjutkan pertemuan dengan penggemar di sejumlah kota Asia.

    Setelah ibu kota Korea Selatan, rute yang diumumkan mencakup Macau, Taipei, Yokohama, Osaka, Hong Kong, dan Bangkok. Seoul diposisikan sebagai kota pembuka perjalanan resmi tur ini.

    Posisi Jakarta dalam daftar yang ada

    Dari susunan kota yang sudah dikonfirmasi, Jakarta belum masuk rangkaian WONEDERLAND. Tidak ada keterangan tambahan mengenai kemungkinan perluasan jadwal ke Indonesia pada pengumuman awal tersebut.

    Bagi komunitas penggemar di Surabaya, absennya ibu kota sering dibaca sebagai sinyal bahwa tiket perjalanan ke luar negeri—misalnya Bangkok yang relatif dekat—bisa menjadi opsi jika ingin menyaksikan langsung. Keputusan akhir tetap menunggu konfirmasi resmi panitia atau manajemen artis.

    Daya tarik Kim Ji Won bagi penonton Indonesia

    Kim Ji Won dikenal luas di tanah air berkat peran ikoniknya dalam Queen of Tears. Popularitas itu membuat setiap pengumuman tur atau fan meeting langsung menjadi perbincangan di media sosial, termasuk di kalangan penonton Jawa Timur yang aktif mengikuti drakor.

    Format fan meeting biasanya memberi ruang interaksi lebih dekat dibanding konser besar: sesi obrolan, penampilan spesial, dan momen foto atau salam yang terbatas. Itulah sebabnya penggemar menaruh harapan tinggi agar Indonesia suatu saat masuk peta tur.

    Yang bisa dilakukan penggemar sementara menunggu

    Sambil memantau perkembangan jadwal, penggemar disarankan hanya mengandalkan kanal resmi manajemen atau promoter terverifikasi. Hindari membeli janji tiket dari sumber tidak jelas, terutama jika muncul klaim mendadak soal “tambahan kota Indonesia” tanpa bukti.

    • Pantau pengumuman resmi terkait WONEDERLAND dan perubahan rute.
    • Siapkan dokumen perjalanan jika memilih kota terdekat seperti Bangkok.
    • Gabung komunitas lokal Surabaya atau Jatim untuk berbagi info valid.
    • Jangan sebar data pribadi ke pihak yang mengaku “pre-sale tak resmi”.

    Hingga berita ini diturunkan, rute yang dipublikasikan tetap meliputi Seoul, Macau, Taipei, Yokohama, Osaka, Hong Kong, dan Bangkok, dengan pembukaan pada 24–25 Oktober 2026 di Seoul. Indonesia belum tercantum dalam daftar tersebut.

    Kabar Jatim akan menyajikan pembaruan bila ada penambahan kota atau keterangan resmi baru yang menyangkut penonton di Indonesia, termasuk peluang bagi penggemar di Surabaya dan sekitarnya.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Kim Ji Won, fan meeting Asia, WONEDERLAND, drakor, Queen of Tears, penggemar K-pop Surabaya, jadwal tur 2026

  • PM10 di Ibu Kota Menyusut Usai Water Mist Atasi Debu Anak Krakatau

    PM10 di Ibu Kota Menyusut Usai Water Mist Atasi Debu Anak Krakatau

    Pemantauan terbaru menunjukkan kualitas udara Jakarta mulai membaik setelah pemerintah daerah menyiram endapan abu Gunung Anak Krakatau. Konsentrasi partikel kasar yang sempat meluas di sejumlah koridor padat kini lebih terbatas, meski beberapa jenis pencemar masih dipantau ketat. Bagi warga Surabaya yang sering bepergian ke ibu kota atau mengikuti dampak erupsi terhadap transportasi, perkembangan ini menjadi acuan praktis sebelum beraktivitas di luar ruangan.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menyampaikan bahwa data 6–7 September 2026 menandai penyempitan area dengan kadar PM10 tinggi. Wilayah yang sebelumnya terdampak luas di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan kini lebih terlokalisasi sehingga penanganan bisa diarahkan ke titik yang masih rawan.

    Apa yang Berubah pada Partikel Udara

    PM10 merupakan partikel berukuran kecil yang mudah terhirup dan sering naik saat abu vulkanik kering kembali terbang karena angin atau lalu lintas. Setelah permukaan jalan dan area terbuka dibasahi, sebaran zona “tinggi” menyusut. Perubahan itu dinilai positif karena memberi gambaran lokasi mana yang masih butuh intervensi lanjutan.

    Pada PM2.5, pengurangan sebaran area tinggi juga tercatat di bagian Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Namun kawasan seperti Kembangan dan Kebon Jeruk masih masuk radar perhatian. Artinya, perbaikan belum seragam di seluruh kota; warga di zona tersebut disarankan tetap cermat membaca pembaruan kualitas udara harian.

    Mengapa Penyiraman Dilakukan

    Abu yang sudah mengendap di aspal, trotoar, dan atap mudah terangkat ulang jika dibiarkan kering. Menyiram atau menyemprotkan kabut air bertujuan menekan partikulat agar tidak kembali masuk ke lapisan udara yang dihirup masyarakat di ruang publik.

    Operasi water mist digelar serentak di lima wilayah Jakarta. Gulkarmat DKI mengerahkan 14 unit di tujuh titik dengan dukungan sekitar 70 personel; setiap dua unit memakai tangki berkapasitas 10.000 liter. Dinas Lingkungan Hidup menambah satu unit mobile 1.000 liter serta dua tangki air 5.000 liter, sementara Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menurunkan 77 tangki dan 144 personel. Koridor yang disasar antara lain kawasan Monas, M.H. Thamrin–Jenderal Sudirman, Yos Sudarso, Gunung Sahari, Pluit, Rasuna Said, M.T. Haryono, Slipi, dan Tomang.

    Pencemar yang Belum Merata dan Evaluasi Lanjutan

    Berbeda dengan tren PM10, kadar sulfur dioksida (SO₂) belum menunjukkan perbaikan merata. Pemprov DKI menekankan pemantauan multi-parameter agar keputusan berikutnya tidak hanya bertumpu pada satu indikator. Hasil ukur akan digabung dengan faktor cuaca—angin, hujan, serta kemungkinan sumber pencemar lain—untuk menilai seberapa besar kontribusi penyiraman terhadap perubahan mutu udara.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, sebelumnya menegaskan water mist sebagai langkah preventif menjaga ruang aktivitas warga. Evaluasi lapangan akan menentukan apakah frekuensi, titik, atau volume semprotan perlu disesuaikan. Pemerintah daerah juga berjanji menyampaikan perkembangan secara terbuka agar keluarga dapat menyesuaikan aktivitas outdoor, pemakaian masker, atau pembersihan rumah.

    Implikasi bagi Warga dan Pelancong dari Jawa Timur

    Meski pusat kejadian berada di Selat Sunda dan dampak langsung terasa di Jabodetabek, ripel erupsi Anak Krakatau sempat memengaruhi pola perjalanan antar kota, termasuk rute yang menghubungkan Surabaya dengan Jakarta. Informasi pemulihan mutu udara membantu penumpang kereta, bus, maupun penerbangan yang transit atau bermalam di ibu kota menyesuaikan rencana tanpa panik berlebihan.

    • Cek pembaruan PM10 dan PM2.5 sebelum aktivitas luar ruangan berkepanjangan.
    • Utamakan jalur atau waktu dengan paparan debu lebih rendah jika melewati koridor yang masih diprioritaskan penanganan.
    • Bersihkan debu di kendaraan dan barang bawaan setelah tiba dari zona terdampak.

    Prioritas penanganan berikutnya akan mengacu pada peta sebaran terkini. Titik yang masih mencatat partikulat tinggi mendapat giliran lebih awal, sementara zona yang sudah menyempit tetap diawasi agar tidak memburuk lagi bila cuaca kering dan angin kencang.

    Secara keseluruhan, penyempitan sebaran PM10 tinggi menjadi sinyal bahwa basahnya endapan abu memberi efek terukur pada kualitas udara Jakarta. Pemantauan SO₂ dan parameter lain terus berjalan agar respons pemerintah tetap proporsional. Publik, termasuk pembaca di Surabaya yang punya urusan di ibu kota, disarankan mengikuti kanal resmi Pemprov DKI dan DLH untuk data harian, bukan sekadar isu viral di media sosial.

    Sumber: Liputan6.

    Tag: kualitas udara Jakarta, Anak Krakatau, PM10, water mist DKI, abu vulkanik, DLH Jakarta, Surabaya Jakarta, polusi udara

  • Kampus UI Pindah ke Mode Daring Dua Hari karena Sebaran Abu Anak Krakatau

    Kampus UI Pindah ke Mode Daring Dua Hari karena Sebaran Abu Anak Krakatau

    Universitas Indonesia memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau PJJ UI Krakatau serta skema bekerja dari rumah bagi tenaga pendidik dan kependidikan pada Senin–Selasa, 7–8 September 2026. Langkah itu diambil setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah kawasan, termasuk DKI Jakarta, Depok, dan daerah sekitarnya. Bagi pembaca di Surabaya dan Jawa Timur, kebijakan kampus besar di ibu kota ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan saat gunung api aktif mengganggu aktivitas publik.

    Keputusan formal tertuang dalam Surat Edaran Rektor UI Nomor SE-2465/UM2.R/SDM/05/2026 yang mengatur pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, bekerja dari rumah, serta kewaspadaan terhadap dampak sebaran abu. Informasi resmi juga disampaikan melalui kanal Instagram universitas pada Senin, 7 September 2026, agar seluruh sivitas akademika mendapat arah yang sama.

    Alasan kesehatan dan kelangsungan kegiatan kampus

    Pihak rektorat menekankan bahwa pengalihan mode kerja dan belajar bertujuan menjaga kesehatan serta keselamatan mahasiswa, dosen, dan staf. Abu vulkanik dapat mengiritasi saluran pernapasan, mengurangi jarak pandang, dan mengotori fasilitas terbuka di lingkungan kampus. Dengan membatasi mobilitas di luar ruangan, risiko paparan diupayakan seminimal mungkin.

    Meski aktivitas tatap muka ditunda sementara, universitas memastikan operasional akademik tidak terhenti total. Kegiatan tetap berjalan melalui kanal daring sehingga jadwal kuliah, diskusi kelas, dan koordinasi internal bisa dilanjutkan tanpa harus berkumpul di satu lokasi fisik.

    Ketentuan PJJ selama dua hari

    Menurut edaran tersebut, seluruh kegiatan pembelajaran pada 7 dan 8 September 2026 dilaksanakan secara jarak jauh dan dapat diikuti secara daring. Dosen dan mahasiswa diminta menyesuaikan platform yang biasa dipakai fakultas masing-masing, mulai dari ruang kelas virtual hingga pengumpulan tugas elektronik.

    Penjadwalan ujian atau praktikum yang memerlukan laboratorium fisik umumnya ditunda atau diganti format alternatif sesuai kebijakan unit kerja. Mahasiswa diimbau memantau pengumuman resmi di laman dan media sosial internal agar tidak ketinggalan perubahan sesi.

    Dampak abu di Jakarta–Depok dan respons institusi

    Sebaran abu dari Gunung Anak Krakatau dilaporkan memengaruhi kualitas udara di wilayah ibu kota dan kota satelit seperti Depok, lokasi sebagian besar fasilitas UI. Kondisi serupa kerap memicu pembatasan aktivitas luar ruangan di sekolah, perkantoran, maupun bandara ketika konsentrasi partikel meningkat.

    Institusi pendidikan tinggi biasanya memilih opsi hibrida atau full daring dalam jangka pendek agar tidak membebani sistem transportasi publik dan mengurangi kerumunan di area terbuka kampus. Pola ini juga memberi ruang bagi petugas kebersihan untuk membersihkan fasilitas setelah hujan abu mereda.

    Catatan untuk mahasiswa rantau asal Jawa Timur

    Banyak mahasiswa asal Surabaya dan kota-kota di Jatim menempuh studi di UI. Bagi mereka, edaran PJJ-WFH berarti perkuliahan tetap bisa diikuti dari hunian atau kos tanpa harus menembus polusi abu di jalanan. Disarankan menyiapkan koneksi internet stabil, masker cadangan jika terpaksa keluar, serta memantau status gunung dari sumber resmi pemerintah.

    Kesiapan pribadi tetap penting: tutup ventilasi saat abu tebal, simpan peralatan elektronik di dalam ruangan, dan ikuti arahan fakultas apabila ada penyesuaian praktikum atau kegiatan lapangan. Kebijakan dua hari ini bersifat sementara dan dapat dievaluasi ulang jika kondisi atmosfer membaik.

    Secara keseluruhan, langkah UI menggambarkan respons cepat kampus terhadap ancaman lingkungan jangka pendek. Dengan mengutamakan keselamatan sivitas sambil mempertahankan ritme akademik daring, universitas berupaya menyeimbangkan proteksi kesehatan dan kontinuitas pendidikan di tengah dampak erupsi Anak Krakatau.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: UI PJJ, Gunung Anak Krakatau, abu vulkanik, kuliah daring, WFH kampus, Depok Jakarta, edaran rektor UI, erupsi 2026

  • AHY Tekankan Kompetisi Rutin demi Atlet Pelajar Berkembang

    AHY Tekankan Kompetisi Rutin demi Atlet Pelajar Berkembang

    Pembinaan kompetisi atlet muda di tingkat pelajar kembali disorot usai turnamen bola voli antarklub digelar di Jakarta Timur. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, bakat olahraga usia sekolah baru tumbuh optimal bila ada ruang bertanding yang rutin, bukan hanya ajang sekali jalan. Pesan itu relevan juga bagi kota-kota besar di Jawa Timur, termasuk Surabaya, yang banyak menyuplai atlet pelajar ke kancah regional.

    Kegiatan tersebut diikuti delapan klub dan berlangsung di GOR Youth Center Otista, Jakarta Timur. Sejumlah peserta masih berstatus siswa SMA. Menurut AHY, status pelajar justru menuntut pola pembinaan yang menyambungkan latihan harian dengan pengalaman kompetisi yang terukur.

    Latihan rutin dan ruang bertanding tak bisa dipisahkan

    AHY menyampaikan, mencari atlet berbakat dari berbagai jalur harus diikuti kesempatan tampil secara berkala. Kompetisi menjadi laboratorium bagi teknik, taktik, serta mental bertanding. Tanpa frekuensi yang memadai, potensi pelajar sulit naik kelas ke level yang lebih tinggi.

    Ia menambahkan, olahraga membentuk sportivitas, disiplin, semangat, dan rasa persaudaraan. Energi positif di lapangan, kata dia, lahir dari kompetisi yang dijalankan secara adil dan berkesinambungan. Turnamen sesaat saja dinilai belum cukup menopang pengembangan jangka panjang.

    Dukungan pemerintah dan pembangunan SDM

    AHY berharap model kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda momental. Pembinaan atlet muda, menurutnya, membutuhkan dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan lain agar jadwal latihan dan pertandingan tetap berjalan.

    Ia mengaitkan isu ini dengan pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, melainkan juga peningkatan kapasitas generasi muda melalui jalur olahraga yang terencana. Pendekatan itu sejalan dengan kebutuhan daerah lain yang giat menggembleng atlet sekolah.

    Juara turnamen dan usulan tim All Stars

    Di ajang tersebut, PBV Paja One keluar sebagai juara. AHY mengusulkan agar pemain-pemain terbaik dihimpun dalam skuad All Stars. Skuad itu diharapkan mendapat pengalaman berharga dengan bertanding melawan klub LavAni yang dibina Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    Usulan tersebut disampaikan agar talenta hasil seleksi turnamen tidak berhenti di podium, melainkan mendapat tantangan bertaraf lebih tinggi. Pengalaman menghadapi klub mapan dinilai penting sebelum atlet muda menapaki kompetisi yang lebih ketat.

    Pesan kebersamaan dari pengurus DKI

    Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono menilai turnamen mempertemukan atlet dari berbagai wilayah ibu kota dalam format antarklub. Di lapangan mereka bersaing sungguh-sungguh, namun setelah pertandingan tetap menjunjung persaudaraan. Ia menyebut ajang itu sebagai simbol kebersamaan.

    Mujiyono, yang juga Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, menekankan nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan kebersamaan sebagai pesan utama. Keberlanjutan kompetisi dan latihan menjadi faktor kunci, terutama bagi atlet yang masih berusia sekolah, sebagai jembatan menuju level lebih tinggi.

    Bagi pembaca di Surabaya dan Jawa Timur, arah kebijakan pembinaan semacam ini bisa menjadi cermin: klub sekolah, pengurus cabang olahraga, dan pemda perlu menjaga kalender kompetisi agar bakat lokal tidak mandek di tahap pengenalan saja. Kolaborasi lintas pihak tetap menjadi syarat agar atlet pelajar punya jalur naik yang jelas.

    Sumber: Republika.

    Tag: atlet muda, bola voli, AHY, pembinaan pelajar, kompetisi berkelanjutan, LavAni, Jakarta Timur, Partai Demokrat

  • Abu Anak Krakatau Menyebar, Warga Jabodetabek Berlomba Cari Masker

    Abu Anak Krakatau Menyebar, Warga Jabodetabek Berlomba Cari Masker

    Sebaran abu Anak Krakatau yang menjangkau wilayah padat penduduk memicu kewaspadaan baru di kalangan masyarakat. Warga di Jakarta serta kota penyangga seperti Depok dan Bogor terlihat meningkatkan perlindungan diri, terutama dengan mencari masker untuk menghalau partikel halus yang berisiko mengganggu pernapasan. Bagi pembaca di Surabaya dan Jawa Timur, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas gunung api di kawasan Selat Sunda tetap relevan dipantau karena dampaknya bisa merembet ke kualitas udara regional.

    Erupsi yang melepaskan material vulkanik ke atmosfer membuat sejumlah titik di ibu kota dan sekitarnya merasakan kehadiran abu. Kondisi tersebut mendorong perubahan perilaku belanja mendadak: masker yang semula stok rutin di rak tiba-tiba menjadi barang yang banyak dicari dalam waktu singkat.

    Pembelian masker meningkat di apotek hingga lapak ritel

    Aktivitas pembelian pelindung pernapasan tercatat naik di berbagai saluran distribusi. Apotek, supermarket, minimarket, hingga pedagang di lapak terbuka melayani warga yang datang bergiliran. Di kawasan Jalan Andara Raya, Jakarta Selatan, antrean dan lalu lalang pembeli menjadi pemandangan yang mencolok saat masyarakat berupaya mengamankan stok masker untuk keluarga.

    Motif utamanya jelas: membatasi masuknya partikel abu ke saluran napas, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. Pedagang menyesuaikan pelayanan dengan permintaan harian yang lebih tinggi dibanding hari biasa, sementara pembeli cenderung mengambil jumlah lebih dari kebutuhan satu hari sebagai cadangan.

    Wilayah terdampak dan respons masyarakat

    Abu vulkanik tidak hanya terasa di pusat Jakarta. Depok, Bogor, dan area penyangga lain juga masuk dalam radius kewaspadaan warga. Banyak orang memilih mengurangi aktivitas di ruang terbuka bila tidak mendesak, menutup ventilasi rumah sementara, serta membersihkan permukaan yang terkena debu halus agar tidak terbawa masuk lagi ke dalam ruangan.

    Di ruang publik, sebagian warga mulai memakai masker saat bepergian singkat, termasuk ke pasar atau tempat kerja. Langkah itu mencerminkan upaya kolektif menjaga kesehatan tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan di tengah informasi yang terus beredar mengenai kondisi gunung.

    Imbauan resmi agar tetap tenang dan selektif beraktivitas

    Pemerintah menyampaikan pesan agar masyarakat tidak panik. Yang ditekankan adalah ketenangan, disertai pembatasan kegiatan di luar rumah apabila tidak bersifat mendesak selama udara masih terpengaruh sebaran abu. Imbauan ini bertujuan menekan paparan sekaligus menjaga kelancaran layanan publik agar tidak lumpuh oleh reaksi berlebihan.

    Warga diimbau mengikuti informasi dari kanal resmi, bukan sekadar menyebar pesan yang belum terverifikasi. Bagi keluarga di Surabaya yang memiliki kerabat di Jabodetabek, menyampaikan imbauan serupa—tetap di dalam ruangan bila memungkinkan dan memakai pelindung pernapasan saat keluar—bisa menjadi bentuk kepedulian praktis tanpa menambah kegaduhan.

    Langkah praktis melindungi diri dari abu vulkanik

    Selain masker, sejumlah kebiasaan sederhana membantu menekan risiko. Menutup pintu dan jendela saat konsentrasi abu terasa tinggi, mencuci tangan dan wajah setelah dari luar, serta menghindari menggosok mata dengan tangan kotor termasuk langkah yang mudah diterapkan. Peralatan rumah seperti kain basah dapat dipakai untuk membersihkan permukaan tanpa menerbarkan debu kembali ke udara dalam ruangan.

    • Gunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan pas saat berada di luar.
    • Batasi olahraga atau aktivitas fisik berat di ruang terbuka.
    • Siapkan cadangan air dan kebutuhan dasar agar tidak sering bepergian.
    • Pantau perkembangan dari sumber resmi terkait status gunung dan kualitas udara.

    Bagi kelompok rentan, konsultasi dengan tenaga kesehatan setempat tetap dianjurkan jika muncul keluhan batuk, sesak, atau iritasi yang tidak biasa. Stok obat rutin bagi penderita asma atau alergi sebaiknya dipastikan tersedia di rumah.

    Makna pantauan gunung bagi publik luas

    Gunung Anak Krakatau memang berada jauh dari Surabaya, namun pola sebaran abu bergantung pada arah angin dan skala erupsi. Karena itu, publik di Jawa Timur tetap diuntungkan bila memahami cara membaca peringatan dini dan menyesuaikan perjalanan antar kota. Pelaku usaha logistik, transportasi, serta pariwisata yang menghubungkan Jawa bagian barat dan timur juga perlu siaga menyesuaikan jadwal bila kualitas udara atau visibility terganggu.

    Secara keseluruhan, lonjakan permintaan masker di Jakarta dan sekitarnya menandai respons cepat warga terhadap ancaman abu vulkanik. Selama imbauan pemerintah dipatuhi dan informasi resmi diutamakan, dampak kesehatan dapat ditekan tanpa menimbulkan kepanikan massal. Kewaspadaan yang tenang, bukan spekulasi, menjadi kunci menghadapi episode erupsi seperti ini.

    Sumber: Liputan6.

    Tag: abu vulkanik, Anak Krakatau, masker, Jakarta, kewaspadaan warga, Gunung api, kualitas udara, Jabodetabek

  • Semeru Erupsi Pagi Hari, Abu Vulkanik Menjulang Satu Kilometer di Atas Puncak

    Semeru Erupsi Pagi Hari, Abu Vulkanik Menjulang Satu Kilometer di Atas Puncak

    Erupsi Gunung Semeru kembali tercatat di Jawa Timur pada Minggu pagi, 6 September 2026, menyusul rangkaian aktivitas vulkanik di sejumlah gunung api Indonesia. Kolom abu vulkanik teramati menjulang sekitar 1.000 meter di atas puncak, menjadi perhatian warga Malang, Lumajang, hingga pembaca di Surabaya yang memantau kondisi wilayah Jatim.

    Letusan terjadi pukul 07.51 WIB. Petugas Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan material abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu bergerak ke timur, menjauh dari jalur barat yang lebih dekat ke sejumlah pusat aktivitas warga.

    Data seismik dan durasi letusan

    Getaran erupsi terekam jelas pada seismograf. Amplitudo maksimum mencapai 23 milimeter, menandai energi letusan yang cukup terasa di stasiun pengamatan. Aktivitas peletusan berlangsung selama 102 detik sebelum mereda.

    Angka tersebut menjadi acuan awal bagi analisis lanjutan Pusat Vulkanologi. Warga di sekitar lereng diminta tetap merujuk informasi resmi, bukan spekulasi di media sosial, agar langkah antisipasi tepat sasaran.

    Lokasi Semeru dan konteks beruntunnya erupsi

    Gunung Semeru berada di wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur. Posisi strategis itu membuat setiap erupsi berdampak langsung pada lalu lintas lokal, pertanian, serta kewaspadaan desa-desa di radius tertentu.

    Sebelum Semeru, publik sudah menyoroti aktivitas Gunung Sinabung dan Gunung Anak Krakatau. Rangkaian peristiwa itu menegaskan bahwa pemantauan gunung api di Indonesia harus berjalan berkesinambungan, termasuk di jalur yang kerap dilalui warga Jatim.

    Arah abu dan dampak bagi warga sekitar

    Kolom abu tebal yang bergerak ke timur perlu diwaspadai penduduk di jalur tersebut. Debu vulkanik dapat mengganggu pernapasan, mengurangi jarak pandang di jalan, serta menempel pada atap rumah dan lahan pertanian bila hujan abu berlangsung lebih lama.

    Bagi pembaca di Surabaya dan kota-kota lain di Jawa Timur, kondisi angin dan prakiraan cuaca harian tetap relevan dipantau. Meskipun sebaran utama mengarah ke timur, perubahan angin setempat bisa memperluas jangkauan partikel halus dalam skala terbatas.

    • Gunakan masker bila berada di area berdebu.
    • Amankan sumber air dan jemuran dari endapan abu.
    • Ikuti arahan BPBD serta PGA Semeru terkait radius aman.

    Imbauan kewaspadaan untuk warga Jawa Timur

    Status dan rekomendasi resmi dari otoritas gunung api menjadi rujukan utama. Pendaki, pengelola wisata lereng, serta pelaku transportasi di koridor Malang–Lumajang disarankan menunda aktivitas berisiko hingga kondisi dinyatakan lebih stabil.

    Masyarakat di Surabaya yang memiliki keluarga di sekitar Semeru dapat membantu dengan menyebarkan informasi verifikasi, bukan rumor. Koordinasi antardaerah di Jatim mempercepat respons bila diperlukan penanganan abu atau bantuan logistik ringan.

    Pemantauan visual dan instrumental akan terus dilakukan PGA Semeru. Setiap perkembangan amplitude, tinggi kolom abu, maupun arah angin baru akan diumumkan melalui kanal resmi agar warga tidak lengah maupun panik berlebihan.

    Dengan data letusan pukul 07.51 WIB, tinggi abu sekitar satu kilometer, amplitudo 23 milimeter, dan durasi 102 detik, erupsi ini menjadi pengingat bahwa Semeru aktif dan menuntut disiplin informasi. Kewaspadaan kolektif warga Malang, Lumajang, dan seluruh Jawa Timur tetap menjadi kunci mitigasi dini.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: erupsi Semeru, Gunung Semeru, abu vulkanik, Malang Lumajang, Jawa Timur, PGA Semeru, mitigasi bencana